ANALISA KADAR PROTEIN TERPECAH DENGAN METODE TITRASI FORMOL
1. Alat dan Bahan
a) Alat : 1. Pipet Ukur 2. Buret 3. Corong Glass 4. Erlenmeyer | b) Bahan : 1. Susu Murni 2. Na. Oxalat Jenuh 3. NaOH 0,1 N 4. Formaldehid 40 % 5. PP 1% 6. Aquades |
2. Prosedur Kerja
1. Menyiapkan alat dan bahan.
2. Mengambil 19 ml sampel, memasukkan ke erlenmeyer, menambahkan 20 ml aquades, 0,4 ml Na. Oxalat Jenuh.
3. Menambahkan 1 ml PP 1 %, mendiamkan selama 2 menit.
4. Melakukan titrasi dengan NaOH 0,1 N sampai berubah warna menjadi merah jambu muda.
5. Menambahkan 2 ml formaldehid 40 %, melakukan totrasi dengan NaOH 0,1 N sampai berubah warna menjadi merah jambu muda.
6. Membuat blangko.
7. Menghitung kadar pemecahan protein dalam sampel dengan rumus :
ml titrasi formol = ml titrasi II – ml titrasi blangko
% Protein Terpecah = 1,83 × ml titrasi formol
8. Membersihkan alat dan mengembalikan ke tempatnya.
Tidak ada komentar