ANALISA KADAR PROTEIN TERLARUT DENGAN METODE LOWRY-FOLLIN

1.     Alat dan Bahan
a)    Alat :
1.      Spektrofotometer
2.      Neraca
3.      Pipet Ukur
4.      Labu Ukur
5.      Erlenmeyer
6.      Vortex
7.      Beaker Glass
8.      Pompa Vacum
9.      Corong Buchner
10.      Tabung Reaksi
11.      Kuvet
b)    Bahan :
1.      Biskuit Roma Kelapa
2.      BSA 0,3 mg/ml
3.      Reagen A
4.      Reagen B
5.      Reagen C
6.      Reagen D
7.      Reagen E
8.      Aquades
2.     Prosedur Kerja
a)    Membuat Kurva Standar BSA
1.     Menyiapkan alat dan bahan.
2.    Mengambil BSA 0- 0,2 - 0,4 - 0,6 - 0,8 - 1 ml, memasukkan tiap ukuran ke tabung reaksi.
3.    Menambahkan aquades 1 - 0,8 - 0,6 - 0,4 - 0,2 - 0 ml, memasukkan tiap ukuran ke tabung reaksi yang berisi BSA yang sesuai sehingga volumenya menjadi 1 ml.
4. Menambahkan 1 ml reagen D ke tiap tabung reaksi, memvoetex, menginkubasikan selama 15 menit pada suhu ruang.
5.     Mnambahkan 3 ml reagen E, memvortex, menginkubasikan selama 45 menit pada suhu ruang.
6.     Menera OD-nya pada panjang gelombang 750 nm (Absorbansi).
7.      Membuat kurva standar.
b)    Analisa Kadar Protein Terlarut
1.      Menyiapkan alat dan bahan.
2.      Menimbang ±0,5 gr sampel, memasukkan ke beaker glass, menambah sedikit aquades, memasukkan ke labu ukur 100 ml, menambah aquades sampai tanda tera.
3.      Mengambil 1 ml, memasukkan ke tabung reaksi, menambahkan 1 ml reagen D, memvortex, menginkubasikan selama 15 menit pada suhu ruang.
4.    Menambahkan 3 ml reagen E, memvortex, menginkubasikan selama 45 menit.
5.     Menera OD-nya pada panjang gelombang 750 nm.
6.     Menghitung kadar protein terlarut dengan rumus :
                              X= (y – a) / b
                 y = absorbansi sampel
                 a dan b = ketetapan dari kurva standar yg dibuat
    % Protein Terlarut = (X × fp × 100 %) / mgr sampel
7.      Membersihkan alat dan mengembalikan ke tempatnya.

KETERANGAN :
1.  Reagen A Lowry
100 gr Na2CO3 + NaOH 0,5 N sampai 1 liter
2. Reagen B Lowry
1 gr CuSO4 + aquades sampai 100 ml
3. Reagen C Lowry
2 gr Kalium Tartrat + aquades sampai 100 ml
4. Reagen D Lowry
15 ml Reagen A+ 0,75 ml Reagen B + 0,75 ml Reagen C
5. Reagen E Lowry
10 ml larutan Follin diencerkan sampai 100 ml

1 komentar:

  1. Aslm,.kk mau nanya tau ngak gimana cara analisis kadar antioksidan pada kedelai(isoflavon)???yang banyak sy dapt uji aktifitas antioksidan bukan kadar antioksidan,.Mohon bantuannya makasiH,.klu dah dapt bisa dkrim ke email st_ulfah@ymail.com

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.